PALU, MonitorNasional — PT Bank Sulteng meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kategori edukasi dan literasi keuangan pada malam puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen bank milik pemerintah daerah itu dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.
Direktur Utama PT Bank Sulteng, Hj Ramiyatie, mengungkapkan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran perusahaan dalam mendorong peningkatan literasi keuangan dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Ramiyatie dalam konferensi pers di Palu, Senin (26/10/2026).
“Tadi malam Bank Sulteng mendapatkan penghargaan dari OJK dalam hal edukasi dan literasi keuangan. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan, sebagai bentuk apresiasi atas upaya kami mengedukasi masyarakat terkait literasi keuangan,” ujar Ramiyatie.
Di tengah capaian tersebut, manajemen Bank Sulteng juga tengah memprioritaskan pembenahan dan pemulihan sistem untuk memastikan layanan perbankan kepada nasabah dapat berjalan dengan baik.
Ramiyatie menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya nasabah, atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan layanan sebelumnya. Ia menegaskan, pemulihan layanan dan perlindungan data nasabah menjadi perhatian utama perusahaan.
Manajemen terus melakukan pembenahan secara bertahap melalui penguatan infrastruktur teknologi informasi dan sistem keamanan perbankan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan layanan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sulteng.
Dalam proses pembenahan itu, Bank Sulteng juga berkoordinasi dengan OJK untuk memastikan pelaksanaan operasional tetap mengacu pada ketentuan dan standar regulasi perbankan yang berlaku.
Selain memperbaiki kualitas layanan, manajemen turut menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan agar dapat memberikan kontribusi lebih besar kepada pemerintah daerah selaku pemegang saham.
Ramiyatie mengatakan, peningkatan laba menjadi salah satu target penting perusahaan sehingga dapat memberikan dividen yang mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Bagaimana kami menjaga Bank Sulteng ini sebaik-baiknya dan meningkatkan laba sebesar-besarnya, agar kami bisa memberikan dividen untuk membantu pemerintah daerah dalam peningkatan PAD-nya. Itu adalah tugas kami,” tegasnya.
Penghargaan dari OJK tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Bank Sulteng untuk terus memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kinerja perusahaan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga kepercayaan nasabah.*
(Reisyah).












